Minggu, 01 Maret 2015

Merobohkan senyuman

Hembusan angin masih tetap menyusuri sunyi senggang. Menghampiri sendunya mata bak membelai. Seakan membantu kelopak-kelopak mata untuk tetap menampung. Menampung arti dibalik senyuman yang indah. aku ingin seperti awan yang selalu indah pada waktunya. yang mampu menampung uapan air" dan mampu mengikhlaskannya berjatuhan. demi kehijauan pepohonan. Merobohkan senyuman di saat uapan airmu yang menetes. memberikan kesunyian disaat gemuruhmu berghelegar. saat kelopak-kelopak pun bak awan yang menampung' menampung uapan air yang indah pada waktunya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar