Senin, 20 April 2015
goresan dari setiap pecahan
berusaha untuk berfikir lebih bijak memang tak segampang obrolan dan ukiran pena.
hanya saja setidaknya akan mampu membuat pikiran lebih tenang.
tenang dalam artian, mampu membuat mata terpejam dikala malam.
tapi tak mampu menyingkirkan bayang realita yang ada.
sungguh saya sangat jenuh dengan semua ini.
ingin teriak namun hanya mampu terdengar dari denyutan nadiQ.
ingin menangis namun tertahan oleh kelopak mata ke'egoisan.
iya ke'egoisan, saya memang egois hanya mau menyusahkan diri saya sendiri.
saya ingin selalu menang sendiri menang untuk menjatuhkan diri saya sendiri.
saya memang sangat pintar hanya mampu melihat dari sisi emosi saya sendiri.
diam bukan berarti emas.
tapi setidaknya diam mampu menjadikan piring orang lain tetap utuh demi keluarga mereka.
saya yakin ketika piring saya harus pecah berkeping bukan berarti saya harus merekatkan pecahan itu satu persatu.
karna tetap akan terlihat goresan-goresan dari setiap pecahannya.
namun, suatu saat saya akan tetap berjuang membuat piring-piring baru.
agar suatu saat keadilan dapat bersanding berdampingan dengan piring masa lalu yang retak demi satu keadilan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar